WELCOME MY NEW CONTENT

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA SEMOGA BERMANFAAT blog ini menyajikan artikel sekitar bisnis dan BIOGRAFI penulis semoga kalian semua suka!!! JANGAN LUPA DI SUBCRIBE YA

adsense

Tuesday, 9 October 2018

MEMULAI USAHA DAN MENENTUKAN JENIS USAHA YANG INGIN DI BANGUN


1.       Mulailah dari hal hal yang di sukai ditekuni atauoun hobi karena ini merupakan salah satu peluang bisnis karena pada saat kita menjalankanya tidak mudah bosan dan siap untuk menghadapi kendala  kedepannya
2.       Menelusuri perjalanan uang yang berpindah dari satu tanganke tangan orang lain ini juga bisa jadi motivasi untuk mendirikan usaha
Beberapa cara untuk mendapatkan modal untuk usaha kecil
1.       Memanfaatkan tabungan
2.       Bekerja sama dengan pihak lain
3.       Pinjam ke pihak lain atau bank
4.       Aset pribadi
Beberapa karakter dan sifat yang dimiliki oleh pengusaha kecil
1.       Percaya diri
2.       Beroreontasi pada hasil
3.       Berani mengambil resiko
4.       Pemimpin yang baik
5.       Kratif dan inovasi
6.       Berorentasi ke masa  depan
7.       Cerdik
8.       Tanggung jawab
9.       Optimis
10.   Dermawan
11.   Loyalitas tinggi
12.   Komitmen


Google.com/ilustrasion

Saturday, 6 October 2018

MEMAHAMI USAHA KECIL I pengertian ciri ciri an kriteria







PENGERTIAN USAHA KECIL Usaha kecil dapat diartikan suatu kegiatan yang di lakukan oleh seseorang atau suatu badan usaha yang mengkoordinasikan ,mengintegrasikan,dan  menyendalikan dari sumber daya yang tela yang telah di milikinya untuk mentuk mencapai tujuan  
Pengertian usaha kecil memiliki ciri ciri sebagai berikut
1.       Manajemen tergantung oleh pemilik
2.       Modal di sediakan oleh pemilik
3.       Daerah operasinya bersifat lokal
4.       Skala relatif kecil
Alasan mendirikan usaha kecil
1.       Terdapat banyak orang yang terlibat dalam usaha kecil
2.       Para usaha kecil pada umumnya kurang mampu
3.       Dapat mengurangi kemiskinan
4.       Banyak  menawarkan peluang kerja
5.       Memiliki sumbangan terhadap pembangunan nasional 
Kekuatan dan kelemahan usaha kecil


Sunday, 11 March 2018

STRATEGI PEMASARAN EKSPOR








SRATEGI PEMASARAN EKSPOR


Image result for strategi pemasaran ekspor



A. KEGIATAN PEMASARAN
STRATEGI PEMASARAN EKSPOR Menurut earl fullbrock yang dimaksud dengan pemasaran adalah serangkaian kegiatan yang di lakukan pengusaha dalam menyampaikan suatu komoditi maupun produsen kepada kosumen.marketing is those business activities involved the flow of goods and service from production to consumption.
Dengan bertitik tolak pada definisi pemasaran di atas dapat di ambil kesimpulan ada tiga fungsi atau tugas yang harus perlu di lakukan dalam kegiatan pemasaran yaitu pengadaan (procurement),transportasi(transportation),dan penentuan kosumen atau pasar sasaran.
1.fungsi pengadaan (procuments)

Saturday, 10 March 2018

KEUANGAN ENTREPRENEURIAL



KEWIRAUSAHAAN

KEUANGAN ENTREPRENEURIAL

Image result for LOGO STMI




DI SUSUN OLEH
1. MA’RUF  ( 1715099 )
2. Surya Dharma D.P.A (1715114)





KEUANGAN ENTREPRENEURIAL
PENDAHULUAN

MA'RUF MAHMUD Seorang wirausaha perlu memahami penyusunan rencana keuangan dan


Friday, 21 October 2016

STORY MY LIFE


Image result for SAMBORI

STORY MY LIFE- wahai teman sebayaku, jika engkau
mengingat awal masa mudamu dengan
kegembiraan dan menyesalinya karena
ia telah berlalu. Namun aku mengingatnya
seperti seorang narapidana
yang dipanggil kembali oleh jeruji dan
belenggu penjaranya. Engkau menganggap
tahun-tahun antara masa kecil
dan masa muda sebagai masa kejayaan
yang bebas dari kurungan dan
kesusahan. Namun aku menyebut
tahun-tahun tersebut sebagai kesunyian
yang menyedihkan yang jatuh seperti
benih yang masuk dan tumbuh
di hatiku dan tidak dapat menemukan
jalan keluar menuju dunia pengetahuan

Sunday, 28 June 2015

DESA BUDAYA SAMBORI

Wisata Budaya Desa Sambori Kab. Bima, Bagian I

Wisata Budaya di Desa Sambori Kabupaten Bima 
Oleh: M. Taufiqurrahman

Latar Belakang
Objek wisata di daerah bima cukup banyak untuk di berdayakan. Berdasarkan data dari dinas Pariwisata, terdapat 35 objek wisata di Kabupaten Bima yang tersebar di hampir seluruh kecamatan. Selain itu posisi geografis Bima yang strategis yaitu jalur persinggahan dari rute pariwisata nasional Jawa-Bali-Lombok menuju NTT menjadikan Bima memiliki potensi yang besar di bidang ekonomi dan pariwisata.
Potensi yang besar ini harus didukung oleh ketersediaan akomodasi seperti hotel dan restoran. Di Kabupaten Bima terdapat 5 buah hotel/losmen dan 15 rumah makan/restoran. Jumlah ini tergolong kecil jika dibandingkan dengan jumlah wisatawan yang berkunjung. Biasanya, wisatawan lebih memilih hotel di wilayah kota Bima yang fasilitasnya lebih lengkap.
Peraturan Daerah Kabupaten Bima Nomor 9 Tahun 2011 Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bima Tahun 2011-2031, pada pasal 5 menyebutkan Strategi pengembangan kawasan pariwisata yang berbasis pada potensi alam dan budaya; Strategi pengembangan kawasan pariwisata yang berbasis potensi alam dan budaya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf h, meliputi:
  1. Mengembangkan kawasan pariwisata dengan obyek wisata unggulan;
  2. Mengelola, mengembangkan dan melestariukan peninggalan sejarah purbakala;
  3. Merevitalisasi nilai-nilai budaya serta situs/cagar budaya yang bernilai historis; dan
  4. Mengembangkan sarana dan prasarana penunjang kepariwisataan.
Wisata Budaya (etnotourisme) semacam ini mendorong perekonomian rakyat di daerah yang bersangkutan dengan pemberian jasa pelayanan untuk menikmati keindahan alam dan budaya, sekaligus mengajak masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Etnotourisme tidak hanya perlu memberikan fasilitas pada wisatawan untuk menikmati pemandangan alam yang indah dari kejauhan, tetapi juga kesempatan seluas-luasnya untuk tinggal (menginap dan hidup) nyaman di tengah lingkungan yang indah itu untuk sementara waktu, agar memperoleh kesan yang mendalam tentang lingkungan setempat, tentunya lingkungan yang bersih. Peminat ekowisata kebanyakan pencinta alam (bagi wisatawan domestik) dan turis asing, yang tidak menuntut fasilitas penginapan yang mewah, makanan enak, dan hiburan malam. Mereka lebih senang ditawari penginapan di rumah penduduk (homestay), dan ingin mencicipi makanan tradisional asli daerah setempat bersama pemilik rumah.
Pengembangan pariwisata, termasuk di dalamnya wisata alam dan budaya dapat memberikan manfaat dan keuntungan, yaitu: meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperan secara aktif dalam pelestarian lingkungan dan pelestarian budaya; pertukaran latar belakang budaya yang berbeda; membuka kesempatan kerja dan berusaha; meningkatakan pendapatan masyarakat dan daerah.
Oleh Karena itu perlu direncanakan sarana dan prasarana penunjang untuk menunjang peningkatan nilai jual obyek-obyek dan kegiatan periwisata tersebut, hal ini agar tercipta stabilitas lingkungan sosial dan lingkungan alam yang akan menunjang pelaksanaan pariwisata tersebut. Misalkan dengan mewadahi produk-produk tradisional masyarakat tersebut seperti kerajinan tradisional atau tarian rakyat dengan menyediakan sarana latihan dan gedung (sanggar) festival untuk memperkenalkan dan melaksanakan pertunjukan.  

Tujuan dan Sasaran:
Untuk menciptakan destinasi dan atraksi lain dalam kegiatan wisata di Kabupaten Bima dengan mengembangkan atau menciptakan kegiatan wisata yang baru dengan konsep etnotourisme (wisata budaya), salah satu strategi yang dapat ditempuh dalam memenuhi optimalisasi tersebut adalah melalui penentuan strategi dan kebijakan untuk mengembangkan Desa Sambori sebagai desa wisata berbasis budaya. Adapun lagkah-langkah yang akan dilakukan adalah dengan tujuan :
  • Mengetahui apa saja potensi budaya masyarakat Sambori.
  • Bagaimana pola aktivitas budaya masyarakat Sambori.
  • Bagaimana Pola ruang aktivitas budaya Desa Sambori.
Sasaran yang harus dicapai dalam pengembangan wisata khususnya budaya tersebut adalah dengan mengidentifikasi komponen, aspek-aspek budaya Desa Sambori dengan cara:
  1. Inventarisasi potensi wisata adat (budaya) di Desa Sambori, meliputi tari-tarian, nyanyian, upacara adat, upacara keagamaan, permainan rakyat, souvenir atau kerajianan yang khas dari Desa Sambori.
  2. Identifikasi unsur-unsur kebudayaan masyarakat asli di Desa Sambori, dengan unsur budaya tersebut dapat memberikan suasana khas pada pola aktivitas yang akan dimunculkan dalam wisata budaya (etnoturisme).
  3. Mengklasifikasi bentuk atraksi yang ada di desa Sambori ke dalam 3 klasifikasi serupa apa yang bisa dilihat, dibeli dan yang bisa dilakukan oleh wisatawan.
  4. Pola bentuk kegiatan aktivitas wisata budaya di Desa Sambori.
  5. Pola ruang dan pola pergerakan aktivitas wisata budaya di Desa Sambori.

Analisa invenstarisasi potensi budaya di Desa Sambori
Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai yakni inventaris potnsi budaya masyarakat Sambori pola ruang budaya masyarakat Sambori yang ingin dimunculkan dalam laporan ini, sebelumnya perlu adanya klasifikasi potensi budaya dan ruang budaya tersebut ke dalam 3 klasifikasi yaitu something to see, something to do, something to buy

SELAYANG PANDANG LAMBITU





Selayang Pandang Lambitu

Posted by sarangge

 
 
 
 
 
Image result for SAMBORI


Lambitu adalah nama sebuah gugusan pegunungan di sisi tenggara Bima. Dalam Bahasa Bima lama, Lambitu berartiRuncing Menjulang. Di lereng gunung ini didiami oleh orang-orang –orang Donggo Ele yang menyebar mulai dari sisi utara hingga selatan yang kini menjadi desa-desa yaitu desa Tarlawi yang masuk dalam wilayah kecamatan Wawo, Desa Kuta, Desa Teta, Desa Sambori, Kaboro, dan Kaowa. Pada tahun 2006, sesuai amanat Peraturan Daerah Kabupaten Bima Nomor  2 Tahun 2006 tentang pemekaran wilayah kecamatan Palibelo, Lambitu, Parado dan Soromandi Kabupaten Bima, Lima Desa yaitu Teta, Kuta, Sambori, Kaboro dan Kaowa masuk dalam wilayah kecamatan Lambitu.
Masyarakat yang mendiami lereng Lambitu ini adalah masyarakat yang satu yang tergabung dalam satu komunitas dan rumpun budaya yang dalam bahasa mereka dikenal dengan Rumpun Inge Ndai. Inge Ndai berarti saudara serumpun. Mereka disatukan oleh bahasa rumpun Inge Ndai, kepercayaan dan agama, keahlian, dan ketrampilan serta rasa senasib sepananggugngan sebagai Dou Donggo Ele ( Orang Dataran Tinggi Timur). Orang-orang di  gugusan pegunungan Lambitu memiliki karakteristik budaya yang berbeda dengan orang-orang Bima yang menempati hamparan lembah di sebelah timur teluk Bima maupun di wilayah lainnya.  Keunikakan budaya dan tradisi itu dapat dilihat dari cara berpakaian, atraksi kesenian, upacara adat, rumah adat, bahasa dan keyakinan. Namun sejak masa kesultanan, orang-orang Lambitu dan Donggo sudah mulai membaur dengan suku Mbojo. Mereka sudah memeluk Islam dan melakukan interaksi social dengan suku Mbojo hingga saat ini.
Secara umum kecamatan Lambitu dan Sambori berada pada ketinggian sekitar 500 sampai 700 di atas permukaan laut. Puncak tertinggi adalah pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut yaitu di Sambori, Sedangkan desa Kuta berada sekitar 600 meter di atas permukaan laut. Luas wilayah kecamatan Lambitu adalah 5366,96 KM2. Jarak Lambitu dengan kota Bima sekitar 44,3 Km 2 dan dapat ditempuh sekitar 1  jam perjalanan darat.  Sekitar 24.488, 7  KM 2 lahan di  Lambitu merupakan Hutan Negara.755,82Hutan dan hamparan lembah. Sedangkan lahan persawahan seluas 1001 KM 2, tegalan dan kebun seluas 1018,9 Km2 dan hanya 102,7 Km2 yang dimanfaatkan sebagai lahan pekarangan.
Jumlah penduduk kecamatan Lambitu sesuai Data Statistik tahun 2009 sebanyak 5.757 Jiwa. Sedangkan jumlah kepala keluarga sebanyak 1.388 KK. Sebanyak  770 KK  warga Lambitu menempati rumah sederhana, 608 KK menemnpati rumah semi permanen, dan hanya 8 KK menempati rumah permanen. Sebagian besar warga Lambitu masih menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak dan yang paling banyak adalah di desa Sambori. Sementara untuk kebutuhan air minum dan MCK warga di Lambitu masih menggunakan sumber mata air dari sungai-sungai yang mengalir di sekitar wilayah tersebut. Namun saat ini, proyek perpiaan dari PNPM PISEW turut mendukung pasokan air bersih di wilayah ini.
Sarana pendidikan di Lambitu  terdiri dari 8 Taman Kanak-Kanak, 7 SDN, 1 Madrasah Ibtidayah, 3 SLTP, 1 SMU dan 1 Madrasah Aliyah. Sedangkan sarana kesehatan baru 1 unit yaitu Puskesmas yang berada  di desa Teta, didukung keberadaan 7 posyandu yang tersebar di 5 desa. Di  Lambitu baru ada 1 orang  dokter umum, 8 orang bidan desa, 11 orang paramedic, 4 orang dukun bayi dan 4 orang dukun sunat.(Dikutip Dari “Sambori ” Alan Malingi

Marketing digital dan memanfaatkan peluangnya

  Marketing digital adalah praktik pemasaran produk atau layanan menggunakan berbagai saluran dan platform digital, seperti situs web, medi...