WELCOME MY NEW CONTENT

SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA SEMOGA BERMANFAAT blog ini menyajikan artikel sekitar bisnis dan BIOGRAFI penulis semoga kalian semua suka!!! JANGAN LUPA DI SUBCRIBE YA

adsense

Saturday, 10 March 2018

KEUANGAN ENTREPRENEURIAL



KEWIRAUSAHAAN

KEUANGAN ENTREPRENEURIAL

Image result for LOGO STMI




DI SUSUN OLEH
1. MA’RUF  ( 1715099 )
2. Surya Dharma D.P.A (1715114)





KEUANGAN ENTREPRENEURIAL
PENDAHULUAN

MA'RUF MAHMUD Seorang wirausaha perlu memahami penyusunan rencana keuangan dan


 pengelolaan arus kas agar bisnis yang di jalankanya dapat berjalan dengan baik,terencana,dan mengurangi resiko kegagalan bisnis.dengan memahami laporan keuangan dasar,wirausaha dapat merencanakan laba yang di inginkan dan mengelolah keuangan perusahaan dengan lebih terarah .
Salah satu hal penting yang harus di perhatikan dalam menjalankan bisnis adalah mengenai pengelolaan aris kas agar wirausaha tidak mengalami kekurangan uang kas atau uang tunai untuk kegiatan operasional prusahaan untuk sehari hari. Banyak perusahaan yang berhasil mencapai laba yang tinggi,namun pada akhirnya mengalami kegagalan karena mengalami kekurangan kas .Hal tersebut disebabkan laba tidak selalu berupa uang tunai yang digunakan setiap saat untuk kegiatan peeusahaan.
Pada dasarnya laba berbeda dengan arus kas.Laba mencerminkan keadaan total pendapatan yang lebih besardaripada total pengeluaran,sedangkan arus kas mencerminkan aliran uang kas yang masuk dan uang yang keluardari laporan arus kas,kita dapat mengetahui uang kas atau uang tunai yang benar benar ada atau yang tersedia dalam perusahaan.
Wirausaha membutuhkan modal dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.Mengumpulkan uang sebagai modal usaha selalu menjadi tantangan bagi wirausaha.Untuk menjadi wirausaha yang berhasil seseorang harus ahli dalam menggalangan  dana dan menargetkan sumber dana tertentu yang paling sesuai dengan kebutuhan pembiyaan.

 LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA

Laporan sumber dan penggunaan dana merupakan satu dokumen yang memuat kebutuhan dana perusahaan ,sumber untuk memperoleh dana,dan penggunaan dana ( barringer,2008)
Pada umumnya ,dana berasl dari pendiri atau timmanajemen awal yang mendirikan perusahaan tersebut,namun juga dapat berasalan dari investor awal,seperti keluarga,atau angel investor.
LAPORAN KEUANGAN DASAR
Ada tiga jenis laporan keuangan dasar yang perlu di pahami oleh seseorang  wirausaha mernurut Zimmererdan scarborough adalah sebagai berikut:
1. NERACA
Neraca adalah gambaran singkat mengenai posisi keuangan perusahaan,yang menunjukan kepada pemilik perusahaan mengenai nilai perusahaanya pada waktu tertentu.neraca terdiri dari dua bagian utam yaitu  aktiva(asset) dan pasiva (kewajiban dan ekuiotas).
 2. LAPORAN LABA-RUGI
Lapoaran laba rugi adalah membandingkan pengeluaran terhadap pendapatan selama satu periode waktu untuk menunjukan laba atau rgi bersihnya .Untuk menghitung laba atau ruigi bersih,wirausaha mencatat semua  penerimaan (baik penjualan tunai maupun kredit) dikurangi dengan harga pokok penjualan (persedian awal ditambah pembelian dikurangin persediaan akhir), sehingga di dapat niali laba rugikotornya ,kemudian laba kotor tersebut di kurangi lagi dengan biaya operasional ,biaya umum,biaya lain lain lain,bunga,pajak,sehingga akhirnya di dapat nilai laba atau rugi bersihnya.
3. LAPORAN ARUS KAS
 laporan arus kas menujukan perubahan modal kerja perusahaan dari awal tahun dengan mendaftar sumber sumber dana dan penggunaan berbagai dana tersebut.laporaan arus kaa ini mencakup arus kas dari kegiatan operasi,kegiatan investasi dan kegiatan pembiayaaan.
     Untuk membuat laporan arus kas wirausaha menambahkan laba bersih pada suatu periode ( di ambil dari laporan laba rugi )dengan sumber sumber dana perusahaan (dana pinjaman,penurunan piutan,penurunan persediaan,penyusutan dan lain lain).Kemudian pemilik menguranginya dengan penggunaan dari dana dana tersebut (pembelian peralatan,pembagian deviden,pembayaran utang,peningkatan piutang dagang,pengurangan utang dagang,peningkatan persediaan,dan lain lain).

PROYEKSI LAPORAN KEUANGAN
PROYEKSI laporan atau laporan pro forma menunjukan perkiraan posisi keuangan perusahaan sampai periode tertentu,sehingga dapat di  gunakan untuk meningkatkan kekuatan keuangan dan pertumbuhan perusahaan yang sehat.penyusunan laporan proyeksi keuangan dapat membatu wirausaha dalam menentukan jumlah asset yang di butuhkan untuk kegiatan operasional perusahaan dan dapat juga untuk menarik para investor.

Adapun laporan proyeksi keuangan yang perlu di buat oleh seorang wirausaha adalah ( Hisrich,petters,& shepherd,2008)
1. LAPORAN LABA RUGI PRO FORMA
    Laporan laba rugi pro forma menggambarkan perkiraan laba bersih yang di hiutung dari perkiraan pendapatan dikurangi  perkiraan biaya dan beban operasional perusahaan .
Dalam menyusun laporan laba rugi wirausaha mempunyai dua pilihan yaitu :mntusun ramalan pnjualan dan bekerja untuk mewujudkannya atau menetapkan sasaran laba dan bekerja untuk meraihnya.
2. LAPORAN ARUS KAS PRO FORMA
    Laporan arus kas pro forma menggambarkan perkiraan uang kas yang masuk dan uang kas yang keluar dalam kegiatan opearsional perusahaan.
3. NERACA PRO FORMA
    Neraca pro forma menggambarkan asset dan kewajiban awal perusahaan.untuk membuat neraca pro forma yang baik,wirausaha harus membuat daftar setiap jenis asetyang diperlukan oleh perusahaan dan juga mencatat semua kewajiban perusahaan yang muncul akibat pengadaan asset.


ANALISIS RASIO
 analisis rasio merupakan metodeyang mengatakan hubungan antara dua elemen akutansi dalam laportan keuangan  yang memungkinkan pemilik bisnis untuk  menganalisis kinerja keuangan perusahaanya.
Ada empat jenis rasio keuangan yang utama yaitu:( Zimmerer & scarborough,2008)
1. RASIO LIKUIDITAS
   Menunjukan kemampuan perusahaan untuk menutup kewajiban jangka pendeknya ketika jatuh tempo.
Ukuran rasio likuiditas yang utama yaitu
a. rasio lancar
       mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban dengan asset lancer . untuk menjaga tingkat modal kerja cukup,maka perusahaan paling tidak memiliki rasio lancar. Semakin tinggi rasio lancar semakin kuat  pula  posisi keuangan perusahaan ,walau dengan rasio lancar yang tinggi tidak menjamin bahwa asset telah digunakan secara menguntungkan   https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixyQO9rOXgAdVqrmDKGTAoW66k4AMFSNXVEd3nMzKLp3GfQUPLCas9EuRxd6BPJOuz6WN0aM8j4p4SZHRvZGy5K2OOGxcQFThEyCJOTKd3aRBoJEt83TqofFPJm-_Chg5ZtTFi7Zt5BQ/s1600/1.png
 b. rasio cepat
mengukur likuiditas perusahaan dengan cara membandingkan asset paling lancar dengan utang lancarnya.rasio  ini juga mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar utang lancarnya jika pejualannya tiba tiba berhenti beroperasi .Rasio cepat lebih besar dari 1:1 menunjukan bahwa kondisi keamanan keuangan perusahaan sangat aman .



2. RASIO UTANG
   RASIO utang menunjukan sejauh mana seorang wirausaha bergantung pada modal utang yang digunakan untuk membiyai beban operasi,pembelian modal dan  biaya perlunasan .
Ukuran rasio utang yang utama yaitu:
a. rasio utang, menunjukan presentase total asset yang didanai oleh kreditor di bandingkan dengan yang di danai oleh pemilik.semakin tinggi rasio utang atas asset,menunjukan tingginya risiko bagi pemberi pinjaman dan kreditor jika terjadi masalah dalam perusahaan.
Rasio utang = total utang( kewajiban)
                                  Total Aset

b.rasio utang terhadap ekuitas,mengukur kemampuan perusahaan untuk menutup kewajibanya terhadap kreditor dan pemilik apabila terjadi likuidasi.apabila rasio utangterhadap ekuitas (nilai bersih) nya mendekati 1:1 maka kepentingan kreditor terhadap bisnis ini mendekati kepentingan pemiliknya .jika rasionya lebih besar dari 1:1 maka kepentingan kreditor terhadap bisnis ini lebih besar daripada pemiliknya,yang berarti bisnis ini kekurangan modal.


Rasio utang terhadap ekuitas= Total utang ( kewajiban)
                                                        Nilai bersih yang berwujud




c. rasio bunga terhadap laba,mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar bunga untuk membayar pinjaman yang di ambilnya.rasio yang tinggi menunjukan bahwa perusahaan tidak mengalami kesukaran dalam membayar bunga atas pinjamanya.Banyak kreditor yang menginginkan agar rasio ini paling rendah 4:1 sebelum menyatakan bahwa perusahaan mempunyai risiko kredit yang baik.
Rasio Bunga atas Laba = Pendapatan sebelum Bunga dan Pajak
                                                       Total Pengeluaran Bunga
3. RASIO OPERASI
Rasio operasi,menunjukan kinerja keseluruhan dari suatu perusahaan dan menunjukan efektivitas perusahaan dalam memanfaatkan sumber dayanya
Ukuran rasio operasi yang utama :
a. Rasio Putaran Persediaan Rata rata,mengukur beberapa kali persediaan rata rata perusahaan habis terjual selama periode akuntasi.Rasio putaran persediaan di atas rata rata ,persediaan menunjukan perusadiaan berlebih,perusahaan mempunyai persediaan yang sehat,dapat dijual dan likuid.sebaliknya  jika di bawah rata rata menunjukan persediaan tidak mudah di cairkan ,persediaan berlebih,barang dagangan kadaluwarsa,dan prosedur pembelian yang buruk.
Rasio Putaran Persediaan rata rata =  Harga Pokok Penjualan
                                                                     Persediaan rata rata
b. Rasio umur piutang rata rata,mengukur rata rata, jumlah hari yang di perlukan perusahaan untuk menagih piutang dagangnya. Rasio umur piutang rata rata di atas persyaratan kredit perusahaan,menunjukan prosedur penagihan piutang yag buruk,yang dapat mengakibatkan perusahaan mengalami krisis keuangan.
Rasio Umur Piutang Rata rata  =  jumlah Hari Dalam Periode Akutansi
                                                              Rasio putaran Dagang



Dimana
Rasio putaran dagang                =   Penjualan Kredit
                                                             Piutang Dagang  
c. Rasio umur Utang Rata Rata,mengukur rata rata jumlah hari yang di perlukkan perusahaan untuk membayar utang dagangnya.jika rasio utang rata ratadi atas persyaratan kredit yang di berikan pemasok,menunjukan perusahaanmenderita kekurangan uang tunai
rasio Umur Utang Rata Rata =   Pembelian
                                                       Utang Dagang
d. Rasio Penjualan Bersih Terhadap Total Aset,mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan penjualan jika di kaitkan dengan asetnya.Rasio yang tinggi menunjukan tingkat asset yang tidakcukup untuk mempertahankan tingkat penjualan yang tepat dan menempatkan para kreditor lebih rentan.
Rasio Perputaran Aset Total =       Penjualan bersih
                                                       Penjualan Total Bersih
4. RASIO PROFITABILITAS
Rasio profitabilitas menunjukan efisiensi  pengelolaan perusahaan atau  keberhasilan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya.
Ukuran profitabilitas yang utama :
  a.Rasio laba bersih atas penjualan, mengukur laba perusahaan persatuan mata uang penjualan. Apabila rasio ini masih di bawah rata-rata industry, maka pemilik bisnis harus memeriksa laba kotor dan mencermati pengeluaran oprasionalnya, sehingga dapat dicari sumber permasalahan yang menyebabkan rasionya kecil.
Laba Bessih atas Penjualan =       Laba Bersih
                                                Penjualan Bersih




b. Rasio laba bersih terhadap aset, mengukur berapa banyak laba yang dihasilkan perusahaan dari setiap satuan mata uang aset yang dimilikinya. Rasio yang berada di bawah rata-rata industry menunjukan bahwa perusahaan tidak menggunakan asetnya secara efisien untuk menghasilkan laba.
Rasio Laba Bersih atas Aset =       Laba Bersih
                                                       Aset Total
c. Rasio laba bersih terhadap ekuitas, mengukur tingkat pengembalian atas investasi (ROI) pemilik. Rasio ini membandingkan laba yang diperoleh selama satu periode akuntansi dengan besarnya investasi pamilik pada perusahaan. Jika tingkat hasil pada rasio ini terlalu kecil, sebagian dari modal mungkin lebih baik dimanfaatkan atau diinvestasikan di tempat lain.
Rasio Laba Bersih atas Ekuitas  =       Laba Bersih
                                                   Ekuitas (atau nilai bersih)
ANALISIS TITIK IMPAS
Analisis titik impas menggambarkan keadaan perusahaan dalam keadaan tidak mengalami kerugian maupun tidak mendapat keuntungan. Analisis titik impas digunakan untuk menentukan jumlah penjualan minimum (baik dalam satuan mata uang maupun unit produksi) untuk menghasilkan laba.
Langkah-langkah untuk menghitung titik impas: (Zimmerer & Scaborough, 2008)
1.       Tentukan biaya tetap dan biaya variabel yang diperkirakan akan dikeluarkan oleh perusahaan.
2.       Hitung rasio biaya variabel terhadap penjualan bersih.
3.       Hitung titik impas (dalam satuan mata uang) ke dalam rumus:








Titik Impas Penjualan =       Total Biaya Tetap
                                      Margin Kontribusi dalam
                                  Satuan Persentase Penjualan


Dimana:
Margin Kontribusi dalam Persentase penjualan = 1-           Biaya Varibel
                                                                                                Penjualan
4. Apabila kita ingin menambahkan laba, maka rumusnya menjadi:
Titik Impas Penjualan =       Total Biaya Tetap + Laba Bersih yang Diharapkan
                                          Margin Kontribusi dalam Satuan Persentase Penjualan
5. Kita juga dapat menghitung titik impas dalam satuan unit dengan rumus:
Volume Impas Penjualan =                     Total Biaya Tetap   
                                            Harga Penjualan  _ Biaya Variabel 
                                                Per Unit                     Per Unit







MANAJEMEN KAS
Manajemen kas menyangkut usaha meramalkan, mengumpulkan, mengeluarkan , menginvestasikan, dan merencanakan kas yang diperlukan oleh perusahaan.
Langkah- langkah untuk menciptakan manajemen kas yang efektif: (Zimmerer & Scaborough, 2008)
1.       Memahami siklus arus kas perusahaan.
Siklus arus kas merupakan selisih waktu antara antara membayar barang atau bahan baku ke pemasok dengan penerimaan pembayaran dari pelanggan. Semakin lama siklus arus kas, semakin besar kemungkinan wirausaha mengalami krisis kas.
2.       Menganalisis Siklus Arus Kas Perusahaan.
Wirausaha harus mencari cara mengurangi jangka waktu siklus arus kas sehingga kas tersebut dapat digunakan untuk membiayai pertumbuhan dan mengurangi biaya pinjaman.
Wirausaha juga perlu membuat anggaran kas. Anggaran kas menunjukkan jumlah dan waktu penerimaan dan pengeluaran kas secara harian, mingguan, atau bulanan.
Langkah- langkah membuat anggaran kas :
1)      Menentukan saldo kas minimum yang memadai.
2)      Memperkirakan penjualan.
3)      Memperkirakan penerimaan kas.
4)      Memperkirakan pengeluaran kas.
5)      Menentukan saldo kas akhir bulan.
Ada tiga hal penting dalam manajemen kas yang perlu dipahami oleh wirausaha, yaitu :
1.       Piutang dagang.
Pengendalian piutang dagang mewajibkan wirausaha untuk menetapkan  kebijakan kredit dan penagihan yang tegas dan jelas, serta menyeleksi pelanggannya sebelum memberikan kredit kepada mereka. Mengirimkan faktur dengan segera bertindak menangani piutang yang jatuh tempo dengan cepat juga akan memperbaiki arus kas.



2.       Utang dagang.
Dalam mengelola untang dagang, wirausaha biasanya berupaya menunda pembayaran selama mungkin tanpa merusak citra perusahaan. Teknik lain yang biasanya juga digunakan adalah memeriksa tagihan sebelum membayarnya, memanfaatkan diskon tunai, dan menegosiasikan persyaratan kredit yang terbaik.
3.       Persediaan.
Persediaan juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi kelebihan maupun kekurangan persediaan. Kelebihan persediaan mengakibatkan tingkat pengembalian nihil dan mengikat perusahaan juga mengalami krisi kas.
PERENCANAAN KEBUTUHAN MODAL
Modal adalah segala bentuk kekayaan yang digunakan untuk memproduksi kekayaan yang lebih banyak lagi. Ada tiga jenis modal, yaitu :
1)      Modal tetap.
Modal tetap adalah modal yang diperlukan untuk membeli aset tetap, seperti bangunan, tanah, perlengkapan, dan lain-lain.
2)      Modal kerja.
Modal kerja adalah modal yang dibutuhkan untuk mendukung operasi perusaan dalam jangka pendek.
3)      Modal pertumbuhan.
Modal yang dibutuhkan untuk membiayai pertumbuhan atau perkembangan perusahaan kearah yang baru.

MODAL EKUITAS DAN MODAL PINJAMAN
Modal ekuitas merupakan investasi pribadi dari wirausaha. Kelebihan modal ekuitas adalah modal ini tidak harus dibayar kembali seperti pada modal pinjaman. Kekurangannya adalah memberikan beberapa, bahkan bagian besar kepemiliknya dalam perusahaan kepada orang-orang luar.
Modal pinjman (utang) merupakan pembiyaan yang di dapat dengan meminjam dan harrus di bayarkan kembali bersama dengan bunganya.Kelebihan modal pinjaman menyebabkan wirausaha harus kehilangan sebagian kepemilikanya dalam perusahaan.dan kekurangannya adalah wirauasaha harus membayar pokok pinjaman a bunganya.


SUMBER MODAL EKUITAS
Sumber sumber modal ekuitas terdiri dari ( zimmerer & scarborough,2008)
1. Tabungan pribadi
     Merupakan sumber pendanaan yang paling mudah tersedia untuk memulai bisnis baru
2. Teman atau anggota Keluarga
   Investasi dari teman atau keluarga merupakan suatu sumber modal yang baik dan cukup dapat mengantar usaha baru untuk menarik investor luar atau perusahaan pemberi modal usaha.
3. Malaikat penolong(angel)
    Merupakan orang orang kaya yang mengivestasikan uangnya dalam permulaan usaha sebagai ganti hak kepemilikanya dalam perusahaan.
4. Mitra
     Sebelum membuat perjanjian kerjasama wirausaha harus mempertimbangkan akibat dari member (anggota) atau mitra usaha sebagian dari control pribadi  atas pengelolaan dan pembagian keuntungan dengan orang lain .
5. Modal Ventura Korporasi
    Banyak perusahaan ambahan  yang ikut membiayai perusahaan kecil.Dari kerjasama ini ,pereusahaan bari berdiri tidak hanya mendapat tambahan modal tetapi juga mendapat bantuan keahlian teknis,jalur distribusi,cara pemasaran,dan juga kredibilitas.
6. Perusahaan modal ventura
     Perusahaan modal ventura adalah organisasi swata yang berorientasi laba yang memberikan sejumlah modal dan kemudian digunakan untuk membeli posisi ekuitas dalam perusahaan baru tersebut yang di yakini memiliki potensi pertumbuhan dan laba yang tinggi .



7. Penjualan saham ke public
     Wirausaha juga dapat memeroleh tambahan modal dengan cara menjual saham perusahaannya kepada masyarakat umum.
SUMBER PEMBIAYAAN HUTANG
Sumber sumber pembiyaan utang terdiri dari:
1. Bank komersial
      Merupakan sumber pendanaan jangka pendek yang paling sering di gunakan wirausaha saat  jaminan tersedia .jaminan teersebut dapat berupa aset bisnis ( tanah,peralatan dan bangunan usaha)maupun dapat berupa aset pribadi ( rumah,mobil,tanah dll)
Ada beberapa jenis pinjaman komersial,yaitu:
a. pinjaman berdasarkan piutang
  piutang dapat menjadi dasar yang baik untuk pemberian pinjaman terutama apabila pelanggan dapat di percaya dan pantas untuk menerima kredit komersial.
b. pinjaman berdasarkan inventaris
inventasis sering menjadi dasar untuk pemberian modal pinjaman terntaris yang terutama untuk inventaris yang mudah di jual
c. pinjaman berdasarkan peralatan
    peralatan dapat digunakan untuk mengamankan pembiayaan yang yang berjangka panjang.
d. pinjaman berdasarkan real estate
    real estate sering di gunakan untuk pembiayaan berbasis aset dan biasanya untuk pembiyaan aset tanah milik perusahaan atau gedung tempat usaha




2.sumber utang di luar bank
   Beberapa jenis sumber hutang di luar bank yaitu sebagai berikut:
a. vendor financing.
   Banyak perusahaan kecil yang meminjam modal dari toko atau penyedia barang dalam bentuk kredit dagang
b. equipment supplier
   Banyak penjual peralatan  mendrong pemilik usaha untuk membeli pealatannya dengan menawarkan pembiayaan pembelian tersebut.
c. perusahaan pendanaan komersial
 perusahaan ini biasanya  menawarkan pinjaman yang serupa dengan yang di tawarkan pihak bank,namun mereka lebih cenderung mentoleransi resiko lebih banyak dalam pinjaman mereka
d. credit unions
    merupakan koperasi pembiyaan yang tidak berorientasi menncari untung yang mempromosikan tabungan dan menyediakan tabungan bagi anggotanya.
e. surat obligasi
     dapat menolong perusahaan kecil untuk mendapatkan modal,namun perusahaan harus mengikuti aturan yang sama yang mengatur penjualan saham ke publik.


No comments:

Marketing digital dan memanfaatkan peluangnya

  Marketing digital adalah praktik pemasaran produk atau layanan menggunakan berbagai saluran dan platform digital, seperti situs web, medi...